Tempat Berpulang

Sinopsis :
Katanya, mencintai perempuan yang tumbuh tanpa kasih sayang Ayahnya adalah sesuatu yang menyedihkan karena ia akan selalu merasa kurang, selalu mencari cinta yang tak pernah ia dapatkan. Tapi jika memang benar adanya, “apakah perempuan seperti itu tak layak untuk dicintai?”
Jika boleh memilih, tak satu pun dari mereka ingin tumbuh dalam kekosongan seperti itu. Namun hidup tidak pernah memberi pilihan.
Dan cinta…
cinta bukan sekadar tentang memperbaiki yang rusak, bukan pula tentang mengisi ruang yang kosong.
Cinta adalah keberanian untuk menetap, meski tahu ada luka yang belum tentu dapat disembuhkan.
Cinta adalah kesabaran untuk mendengar, meski kisahnya tak selalu indah.
Cinta adalah ketulusan untuk merengkuh seluruh sisi seseorang yang baik maupun yang paling rapuh. Karena di balik kekurangan, selalu ada kelebihan yang tersembunyi.
Dan cinta yang bertahan saat kita sedang tidak sempurna itulah arti dari cinta yang diperjuangkan.
Tempat berpulang tak harus megah.
Kadang ia adalah dada yang bersedia jadi sandaran dan hati yang menerima segala versi dirimu, termasuk luka yang tak pernah kau tunjukkan pada siapa pun.
maka, siapa yang tak ingin memiliki tempat untuk berpulang?
bukan bangunan, bukan atap,
melainkan seseorang yang membuat kita merasa cukup.
=========================================
| SPESIFIKASI | |
| Penulis | Ananda Nur Aini |
| Penerbit | INDOCAMP |
| Jumlah Halaman | 176 Halaman |
| Ukuran | 14,5 x 20,5 cm |
| ISBN | (Masih dalam proses) |
Buku ini juga tersedia di Marketplace
Shopee : INDOCAMP








