Kedai Teh di Tengah Laut

Kategori: Segera Terbit | 8 Kali Dilihat
Kedai Teh di Tengah Laut Reviewed by owner on . This Is Article About Kedai Teh di Tengah Laut

Kedai Teh di Tengah Laut Sinopsis : Tiga pesan dari nenek yang harus diingat setiap aku ingin pergi ke Kedai Teh Melati, yang katanya milik keluargaku. Pertama, bersikap ramahlah dengan para pelanggan. Kedua, jangan lupa merapikan kedai teh sebelum dibuka dan ditutup. Terakhir, pulanglah sebelum jam 6 sore. Aku merasa… Selengkapnya »

Rating: 1.0

Hubungi Kami

Order via WA

0812 1298 6800 // 0811 127 259 // 0812 3525 1974 // 0811 3311 015// 0812 3152 016

Format SMS : ORDER#NAMA PRODUK#JUMLAH
Pemesanan Juga dapat melalui :
SKU :
Stok Tersedia
Kg
21-01-2026
Detail Produk "Kedai Teh di Tengah Laut"

Kedai Teh di Tengah Laut

Sinopsis :

Tiga pesan dari nenek yang harus diingat setiap aku ingin pergi ke Kedai Teh Melati, yang katanya milik keluargaku. Pertama, bersikap ramahlah dengan para pelanggan. Kedua, jangan lupa merapikan kedai teh sebelum dibuka dan ditutup. Terakhir, pulanglah sebelum jam 6 sore.

Aku merasa semua pesan itu mudah dilakukan. Pertama kali aku menjaga kedai teh ini, aku memperhatikan jendela yang mengarah ke pemandangan laut. Tak lama kubuka kedai tehnya, aku melihat perempuan berambut coklat masuk. Dia memesan teh melati, dengan senang hati kubuatkan. Ketika uapnya mengepul, aroma khas bunga segar tercium. Setelah tegukan pertama, dia berkata rasanya enak. Aku senang mendengarnya, setelah berkenalan lebih dekat, ternyata perempuan itu memiliki nama Rosetta.

Hari berikutnya, banyak pelanggan datang bergantian. Aku membuat teh untuk mereka satu-persatu. Karena kelelahan, aku memejamkan mata dan tertidur di salah satu meja pelanggan.

Aku terbangun, aku terkejut karena jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam, tak mungkin sempat membersihkan kedai, akhirnya aku beranjak dan bergegas keluar dari kedai teh untuk segera pulang. Saat kubuka gagang pintunya, bukan jalanan pulang yang kulihat. Melainkan air laut, yang sejernih kaca dan beraroma asin. Aku terdiam. Ini bukan kedai yang sama seperti sebelumnya.

=========================================

SPESIFIKASI
Penulis Andi Asyifa M.
Penerbit INDOCAMP
Jumlah Halaman 86 Halaman
Ukuran 14,5 x 20,5 cm
ISBN (Masih dalam proses)

 

Buku ini juga tersedia di Marketplace

Shopee : INDOCAMP